Arfah, S.TP (Blognya Anak Teknologi Pertanian)

Kamis, 19 September 2013

Perbedaan Varietas Beras Indica Dengan Japonica


 Perbedaan varietas beras Indica dengan Japonica.
·      Beras Indica adalah beras berbulir panjang yang ketika dimasak mengahasilkan nasi yang tidak lengket, dapat mengembang, tidak lunak dan menjadi keras saat dingin. Mengandung amilosa sedang sampai tinggi (20-25,5%), memiliki indeks glikemik (IG) rendah dan  biasanya ditanam di daerah yang tropis yaitu Indonesia dan India. Beras Indica lebih enak dimakan dengan sendok atau tangan, dan diolah menjadi nasi goreng.
·      Beras Japonica adalah varietas beras berbulir pendek dan bulat, mengandung amilosa rendah (14,8%) sehingga ketika dimasak nasi yang dihasilkan lunak, mengkip, lengket dan menggumpal saat dingin. Varietas beras japonica biasanya ditanam di daerah sub tropis. contohnya Beras Jepang, mudah disantap dengan sumpit dan bisa digulung menjadi sushi.

Beras pera mengandung amilosa yang tinggi
Beras yang ada dapat digolongkan menjadi dua kelompok yaitu “beras pulen (Japonica)” dan “beras pera (Indica)”. Beras pulen mengandung amilosa yang rendah dan amilopektin yang tinggi, sedangkan beras pera mengandung amilosa yang tinggi dan amilopetin yang rendah.
Perbedaan komposisi ini sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah pertanian, pemupukan, lingkungan tempat tumbuhnya dan iklim.
Perbandingan antara amilosa dan amilopektin ini di jadikan dasar atau merupakan faktor tunggal dalam menentukan mutu rasa dan tekstur nasi.
Berdasarkan kandungan amilosanya, beras dibagi ke dalam empat golongan :
a.       Beras ketan yang sangat pulen (kadar amilosa sekitar 1-2 %),
b.      Beras pulen (kadar amilosa 7-20 %),
c.       Beras sedang (kadar amilosa 20-25 %) dan
d.      Beras pera (kadar amilosa lebih dari 25 %).
Kandungan amilosa tersebut berkorelasi positif dengan tingkat kelemahan, kelengketan, warna dan kilap. Semakin tinggi kadar amilosa volume nasi yang diperoleh makin besar tanpa kecenderungan mengempes, hal ini dikarenakan amilosa mempunyai kemampuan retrogadasi  yang  lebih  besar.



RUJUKAN
Enrico. 2011.  Varietas Vs  Komposisi beras. (online) (http://enricoenrico73.blogspot.com/20         11/02/varietas-vs-komposisi-beras.html).
Riwan Kusmiadi, STP. 2011. Hubungan Varietas dengan Komposisi Beras. (online) (http://fp       Hubungan pb.ubb.ac.id/?Page=artikel_ubb&&id=136).
Somantri,I.H.1983. Pewarisan Kadar Amilosa pada Beberapa Persilangan Padi. Tesis.       Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Bandung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tanggapan Anda

My Headlines

Daftarnya Gratis..! Dapat Duit..! Buruan...Pasang Iklan Adsense Camp Di Web/Blog mu

Adsense Indonesia Adsense Indonesia
 

Arfah, S.TP. Copyright 2012 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Free Blogger Templates Converted into Blogger Template by Bloganol dot com